image
Lebih Dari 10.000 Warga AS Sukarela Minta di-PHK

08 June 2020 457 Viewed  detik.com

Pandemi virus Corona (COVID-19) membuat nasib tenaga kerja semakin tidak menentu. Kini ribuan orang menerima tawaran untuk berhenti kerja secara sukarela.

Amerika Serikat (AS) mencatat lebih dari 10 ribu orang menerima tawaran pemutusan hubungan kerja (PHK) atau pensiun dini secara sukarela.

Semakin banyak pengusaha yang mengajukan penawaran tersebut dan di tengah ketidakpastian kondisi krisis, keputusan ini dianggap menguntungkan pekerja dan perusahaan.

"Program sukarela dapat menjadi langkah pertama yang baik jika Anda ingin mengurangi jumlah karyawan. Mungkin ini akan menghemat posisi beberapa orang yang ingin memiliki masa depan dengan perusahaan. Program ini berharga bagi pengusaha dan karyawan," kata Andrew Challenger, Wakil Presiden Outplacement Challenger, Gray dan Natal. Dikutip dari CNN, Senin (8/6/2020).

Pekerja yang sukarela berhenti akan membantu mengurangi biaya tenaga kerja, terutama pekerja yang memiliki gaji cukup besar dan sudah cukup lama berada di perusahaan. Dengan demikian biaya tenaga kerja rata-rata akan mengurangi beban perusahaan.

Seperti yang telah dilakukan berbagai perusahaan dan maskapai di AS. American Airlines (AAL) mengatakan 4.500 pilot dan pramugari telah mengambil PHK sukarela Mei lalu.

Secara terpisah, pembuat pesawat Boeing (BA) mengumumkan bahwa 5.520 orang menerima tawaran PHK sukarela. Namun 7.000 pegawai lainnya harus di-PHK secara paksa. Secara bertahap PHK akan berlangsung hingga akhir tahun untuk mencapai target pengurangan 16.000 pekerjaan.

Southwest (LUV), sejak berdiri tahun 1967 tidak pernah memiliki sejarah PHK atau cuti pegawainya, kini pandemi Corona memaksa maskapai mengurangi sebagian pekerjanya guna bertahan di tengah krisis pandemi.

Investing, Advice, Retirement and Banking (TIAA) menawarkan paket pensiun dini dengan gaji selama 91 minggu atau hampir 2 tahun gaji pokok, ditambah bonus tunai, dan asuransi kesehatan selama 1,5 tahun. Paket itu ditawarkan kepada dua pertiga dari 16.500 karyawan perusahaan di seluruh dunia, atau sekitar 11.000 pekerja.TIAA berharap 5%-7% atau kruang dari 800 pegawai dapat mengambil kesempatan ini

Chief knowledge of Society for Human Resource Management Alex Alonso, mengatakan kekhawatiran pekerja akan program penawaran PHK dan pensiun dini secara sukarela ini dimengerti oleh perusahaan, sebab banyak pertimbangan yang dipikirkan oleh pekerja dari efek di masa depan dan manfaat bagi kehidupan mereka.

"Begitu banyak pertimbangan pekerja dalam menimbang kemungkinan PHK dan penawarannya. Mereka berpikir secara spesifik, Jika saya menerima tawaran itu sekarang, akankah saya lebih baik atau lebih buruk?" Tanya Alonso.

TAGS: #phk#corona

Terhubung dengan kami

@963MedanFM
Get it on Google Play

Hubungi kami

Telepon+6261 6622 628 (Kantor)
+6261 6612 986 (Studio)
Mobile, Whatsapp, Line+62819 88 9630
LokasiJl. Pembangunan I No. 6
Krakatau, Medan - 20238