image
Manfaat Jahe untuk Diet

20 December 2019 228 Viewed

Jahe ternyata bisa menekan nafsu makan sehingga bisa membantu melangsingkan tubuh. Tak hanya menekan nafsu makan, diet jahejuga memberikan stimulus yang baik untuk pencernaan serta mengurangi inflamasi atau peradangan. Bagi yang ingin menggunakan  jahe untuk diet, tentu harus terlebih dahulu melihat bagaimana reaksinya pada tubuh.


Penggunaan  jahe untuk diet tentu tak lepas dari dua kandungan utamanya yaitu gingerol dan shogaol. Kedua kandungan tersebut memberikan stimulus bagi aktivitas biologis tubuh setelah mengonsumsi  jahe. Beberapa manfaat  jahe untuk diet di antaranya:


1. Mencegah inflamasi dan stres oksidatif

Inflamasi dan stres oksidatif bisa terjadi dari mana saja, salah satunya adalah obesitas. Selain itu, stres oksidatif juga kerap terjadi karena terpapar radikal bebas.

Kandungan antioksidan dalam  jahe dapat mengendalikan radikal bebas. Selain itu, mereka yang menjalani diet  jahe juga mendapatkan manfaat anti-inflamasi.


2. Mencegah penyakit jantung

Memiliki kelebihan berat badan atau obesitas dapat menyebabkan penyakit lain seperti jantung hingga diabetes. Konsumsi  jahe untuk diet dapat membantu mencegah efek samping dari obesitas.


3. Mengendalikan nafsu makan

Salah satu hal yang kerap menyebabkan obesitas adalah saat seseorang tak bisa mengendalikan nafsu makan. Namun  jahe untuk diet dapat membantu mengendalikan rasa kenyang lebih lama. Hal ini disimpulkan dari penelitian pada 10 pria dengan indeks massa tubuh 27.2 atau tergolong obesitas yang mengonsumsi jahe secara rutin.


4. Mengurangi lingkar perut

Tumpukan lemak yang paling sulit dihilangkan salah satunya adalah di bagian perut. Dalam sebuah penelitian meta-analisis pada November 2017 lalu, ditemukan bahwa langsing dengan  jahe bisa terwujud dengan mengurangi berat badan serta lingkar perut.


Dari 14 penelitian dengan 473 responden, konsumsi  jahe ditemukan bisa mengurangi berat badan, rasio waist-to-hip, rasio hip, glukosa puasa, dan indeks resistensi insulin.



5. Baik untuk pencernaan

Diet  jahe juga merupakan stimulus yang baik untuk pencernaan seseorang. Jahe membantu pencernaan makanan lebih cepat hingga sampai ke usus. Hal ini membantu seseorang mengurangi risiko mengalami obesitas.


6. Mengendalikan gula darah

Kandungan gingerol dalam jahe juga membantu mengendalikan gula darah dalam tubuh. Tentunya, gula darah yang stabil sangat penting untuk membantu mengurangi berat badan. Tak kalah penting, mengurangi konsumsi karbohidrat sederhana atau diet tanpa nasi juga bisa jadi pilihan.


Air  jahe memang dapat membantu mengurangi berat badan. Namun tentunya, harus diiringi dengan pola makan sehat dan juga berolahraga secara teratur. Diet  jahe dapat membantu mengendalikan nafsu makan, membuat rasa kenyang lebih lama, dan mengendalikan kadar gula darah dalam tubuh.







sumber, tribun.com

TAGS:

Terhubung dengan kami

@963MedanFM
Get it on Google Play

Hubungi kami

Telepon+6261 6622 628 (Kantor)
+6261 6612 986 (Studio)
Mobile, Whatsapp, Line+62819 88 9630
LokasiJl. Pembangunan I No. 6
Krakatau, Medan - 20238