image
Kawan Medan Kabarnya 5.046 Warga Yogyakarta Mengungsi akibat Banjir dan Longsor

18 March 2019 1269 Viewed

Hujan deras yang terjadi Minggu (17/3/2019) malam mengakibatkan sejumlah wilayah di Yogyakarta terdampak banjir dan longsor. Banjir dan longsor mengakibatkan 5.046 warga di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengungsi dan bermalam di lebih dari 23 titik pos evakuasi. Dilaporkan juga dua korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor itu. Laporan BPBD DIY pada Minggu, hujan ringan di pagi hari sempat berhenti kemudian siang hari turun hujan lebat hingga malam ini.

Manajer Pusdalops BPBD DIY Danang Samsu Rizal mengatakan, di Kabupaten Kulon Progo terdapat empat kecamatan terdampak banjir yang meliputi Panjatan, Wates, Sentolo, dan Temon. "Yang terdampak longsor di Kecamatan Kokap dan Girimulyo berdampak 580 penyintas tersebar di enam titik pos evakuasi dengan penyintas terbanyak di Stadion Cangkring berjumlah 500 orang dan kemungkinan terus bertambah karena sampai saat ini masih dalam proses evakuasi untuk daerah Bendungan Kecamatan Wates," ucapnya dalam rilis resmi, Senin (18/3/2019). 

Untuk wilayah Gunung Kidul, ada sembilan kecamatan terdampak banjir dan longsor yang berada di Wonosari, Purwosari, Semanu, Panggang, Tepus, Playen, Tanjungsari, Gedangsari, Karangmojo, dan Patuk. Bencana di daerah ini mengakibatkan 39 orang mengungsi. "Di wilayah Sleman dilaporkan terdapat pohon tumbang di Kecamatan Sayegan dan Minggir," katanya.

Di Kota Yogyakarta terdapat pohon tumbang di Kecamatan Kotagede serta genangan di Kecamatan Umbulharjo dan sumur longsor di Kecamatan Mergangsan. Danang mengatakan, wilayah terdampak paling banyak terdapat di Kabupaten Bantul yang meliputi 14 kecamatan dan 35 desa. Dengan rincian, 26 desa di 10 kecamatan terdampak banjir dan 9 desa di 7 kecamatan terdampak longsor.  "Angin kencang menyebabkan pohon tumbang di 12 titik yang tersebar di 10 kecamatan dan 12 desa. Sampai saat ini terdapat 17 titik evakuasi dengan jumlah penyintas sebanyak 4.427 jiwa," ucapnya.

BPBD mengimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi banjir ataupun longsor bagi yang tinggal di wilayah berpotensi hujan lebat, terutama di daerah rawan banjir dan longsor. "Waspada terhadap kemungkinan hujan disertai angin yang dapat menyebabkan pohon maupun baliho tumbang/roboh. Warga agar tidak berlindung di bawah pohon jika hujan disertai kilat/petir," kata Danang. Masyarakat juga diminta berhati-hati terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan petugas dan sumber-sumber tepercaya. 
SUMBER : https://regional.kompas.com/read/2019/03/18/08384611/5046-warga-yogyakarta-mengungsi-akibat-banjir-dan-longsor

Terhubung dengan kami

@963MedanFM
Get it on Google Play

Hubungi kami

Telepon+6261 6622 628 (Kantor)
+6261 6612 986 (Studio)
Mobile, Whatsapp, Line+62819 88 9630
LokasiJl. Pembangunan I No. 6
Krakatau, Medan - 20238